Skip to main content

Disdik Depok Pastikan SPMB 2026/2027 Lebih Transparan dan Responsif, Sistem Digital Kembali Diperkuat

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB jenjang pendidikan dasar yang digelar di Kota Depok, Kamis (21/5/2026).

Mediateduh.com,DEPOK – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 akan berjalan lebih transparan, tertib, dan responsif terhadap pengawasan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB jenjang pendidikan dasar yang digelar di Kota Depok, Kamis (21/5/2026).

Kepala Bidang SD Disdik Kota Depok, Raden Muhammad Zakkya Fauzan, mengatakan tahun ini menjadi kali kedua pelaksanaan SPMB dilakukan secara penuh berbasis digital atau full sistem.

“Ini kali kedua SPMB dilakukan secara full sistem. Mudah-mudahan tahun ini pelaksanaannya lebih baik dibanding tahun sebelumnya, terutama dengan berbagai perubahan regulasi yang sudah ditetapkan kementerian,” ujarnya usai kegiatan.

Menurut Zakky, penerapan sistem digital diharapkan mampu menciptakan proses penerimaan murid baru yang lebih cepat, tertib, objektif, dan akuntabel. Dengan sistem tersebut, seluruh calon peserta didik di Kota Depok diharapkan dapat memperoleh hak pendidikan secara maksimal dan merata.

Ia menjelaskan, Disdik Depok juga membuka ruang evaluasi dengan menerima berbagai masukan dari operator sekolah terkait pelaksanaan teknis di lapangan. Masukan tersebut dinilai penting karena operator menjadi pihak yang langsung berhadapan dengan sistem maupun masyarakat selama proses pendaftaran berlangsung.

“Tadi kita mendengar berbagai masukan dari teman-teman operator. Itu sangat lumrah dan harus didengar karena mereka yang memahami teknis di lapangan. Hal-hal yang sifatnya krusial tentu harus segera disikapi,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Disdik Depok mengaku siap berkoordinasi dengan pihak pengembang aplikasi SPMB agar berbagai kendala teknis maupun kebutuhan sistem dapat segera disempurnakan sebelum tahapan seleksi dimulai.

“Kami siap mengomunikasikan dengan pihak pembuat aplikasi agar masukan tersebut bisa didengar sehingga aplikasi semakin sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada kesiapan sistem, Disdik Kota Depok juga menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan informasi dan pengawasan publik selama proses SPMB berlangsung. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan helpdesk serta kanal pengaduan resmi yang telah disiapkan pemerintah untuk menyampaikan laporan maupun keluhan.

“Selama pelaksanaan SPMB, Dinas Pendidikan sangat terbuka. Kami memiliki helpdesk dan layanan aduan yang bisa diakses serta dipantau oleh masyarakat,” pungkas Zakky.(Kontributor: Riski)