Gemilang Asli 95 Gelar Ifthar Kubro dan Santunan Ramadan di Depok, Pererat Ukhuwah Alumni
Komunitas Gemilang Asli 95, yang merupakan ikatan alumni Pondok Pesantren Daar El Qolam dan La Tansa, menggelar kegiatan Ifthar Kubro dan Santunan Ramadan di SDI Asih Auladi, Jalan Akasia IV, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Sabtu (7/3/2026) atau bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 Hijriah.
Mediateduh.com,Depok – Komunitas Gemilang Asli 95, yang merupakan ikatan alumni Pondok Pesantren Daar El Qolam dan La Tansa, menggelar kegiatan Ifthar Kubro dan Santunan Ramadan di SDI Asih Auladi, Jalan Akasia IV, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Sabtu (7/3/2026) atau bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan bertema “Memperkuat Ukhuwah, Menggapai Berkah” ini diselenggarakan sebagai ajang mempererat silaturahmi antaralumni sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Acara tersebut dihadiri para alumni Gemilang Asli 95, tokoh masyarakat, serta Bhabinkamtibmas Polsek Sukmajaya.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, mulai dari penampilan musik religi, zikir bersama, ceramah Ramadan, santunan kepada anak yatim dan dhuafa, hingga ditutup dengan buka puasa bersama.
Ketua Gemilang Asli 95, KH Cepcei Saifullah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata penghormatan terhadap bulan suci Ramadan yang tidak hanya menekankan peningkatan ibadah secara vertikal kepada Allah SWT, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antar sesama.
“Ramadan adalah sekolah yang mengajarkan kita meningkatkan ibadah, mulai dari puasa, shalat sunah, hingga membaca Al-Qur’an. Namun yang tidak kalah penting adalah membangun kepedulian kepada sesama, terutama kepada anak yatim dan kaum dhuafa,” ujar KH Saifullah.
Ia menambahkan, kegiatan sosial dan keagamaan yang dilakukan komunitas Gemilang Asli 95 tidak hanya berlangsung pada bulan Ramadan. Di luar Ramadan, pihaknya juga aktif melakukan advokasi keagamaan, baik di lingkungan pesantren maupun majelis taklim.

“Kami juga melakukan pengembangan kurikulum, pemberdayaan hubungan antara pesantren dengan masyarakat, serta berbagai program sosial keagamaan,” jelasnya.
KH Saifullah menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 125 pesantren mitra yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, seperti Banten, Lampung, Sumatera Selatan, hingga Riau.
Menurutnya, jaringan tersebut menjadi wadah untuk membantu para pelajar yang memiliki kemampuan akademik namun terkendala ekonomi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan di pesantren.
Sementara itu, Ustadz Deni Setiawan selaku koordinator acara mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar.
“Alhamdulillah, Gemilang sudah delapan kali berturut-turut mengadakan buka puasa bersama anak yatim setiap tahun. Tahun lalu kita di Banten, sebelumnya di Serpong, dan tahun ini diselenggarakan di Depok oleh para alumni,” ungkap Deni kepada awak media.

Dalam kegiatan tersebut, panitia memberikan santunan kepada 110 anak yatim, terdiri dari 100 anak yatim dari lingkungan Yayasan SDI Asih Auladi serta 10 anak yatim dari keluarga alumni yang telah wafat.
Bantuan yang diberikan berupa uang santunan, pakaian ibadah seperti baju koko dan sarung untuk anak laki-laki, serta mukena dan rok untuk anak perempuan.
“Harapannya ke depan para donatur tetap terus mendukung kegiatan ini agar kami bisa terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
(Kontributor: Riski)
