Kabupaten Bogor Raih UHC Award 2026, Kepesertaan JKN Tembus 99 Persen
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam acara penganugerahan UHC Award yang digelar di Jakarta, Selasa (27/1/2026)
Mediateduh.com,Jakarta – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan.
Pada tahun 2026, Kabupaten Bogor berhasil meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award Kategori Madya dengan capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 99 persen dan tingkat keaktifan peserta di atas 80 persen.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam acara penganugerahan UHC Award yang digelar di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Acara ini dihadiri jajaran pemerintah pusat, kepala daerah se-Indonesia, serta para pemangku kepentingan di sektor kesehatan nasional.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama dan komitmen kuat dalam menjamin hak kesehatan masyarakat.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja tanpa lelah. Ini adalah bukti nyata kerja bersama, kepedulian, dan komitmen untuk memastikan hak kesehatan masyarakat terpenuhi melalui layanan kesehatan yang inklusif,” ujar Rudy.
Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Bogor untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan demi mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, mengungkapkan bahwa capaian UHC ini merupakan hasil kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, serta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor.
“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Pak Bupati menghadiri penerimaan UHC Award, dan Kabupaten Bogor berhasil meraih UHC Award Kategori Madya dengan kepesertaan 99 persen dan keaktifan di atas 80 persen. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa naik ke kategori utama,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, Kabupaten Bogor semakin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
(Kontributor: Riski)
