Skip to main content

Kemenhaj Depok Fokuskan Edukasi Kesehatan Jemaah Haji Tapos dalam Manasik Nasional 1447H/2026

Dalam paparannya, dr. Hj. Eni Ernawati menjelaskan bahwa perjalanan haji memerlukan kesiapan kesehatan karena jamaah akan menghadapi aktivitas fisik yang cukup berat, perubahan cuaca ekstrem, serta kepadatan jamaah di Makkah dan Madinah. Ia mengimbau jamaah untuk menjaga pola hidup sehat, rutin berolahraga ringan, serta memeriksakan kesehatan secara berkala sebelum keberangkatan

Mediateduh.com,Depok - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Depok melaksanakan kegiatan Bimbingan Manasik Haji Nasional Tahun 1447H/2026 bagi calon jamaah haji Kecamatan Tapos yang berlangsung di Masjid Jami Dhuyufur Rahman, Senin (16/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangka mempersiapkan jamaah secara menyeluruh sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Bimbingan manasik ini diikuti oleh ratusan calon jamaah dari berbagai kelurahan di Kecamatan Tapos. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian materi yang disampaikan, mulai dari pemahaman rukun dan wajib haji, tata cara ihram, thawaf, sa’i, hingga persiapan wukuf di Arafah.

Dalam sambutannya, pihak Kemenhaj Kota Depok menegaskan bahwa manasik haji memiliki peran penting sebagai bekal spiritual dan teknis bagi jamaah. Melalui kegiatan ini, jamaah diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan setiap rangkaian ibadah haji secara benar sesuai tuntunan syariat.

Selain pembekalan ibadah, kegiatan ini juga menghadirkan materi kesehatan sebagai bekal penting bagi jamaah. Salah satu pemateri adalah Kepala UPTD Puskesmas Tapos, dr. Hj. Eni Ernawati, M.Kes, yang menekankan pentingnya menjaga kebugaran fisik selama menjalankan ibadah haji.

Dalam paparannya, dr. Hj. Eni Ernawati menjelaskan bahwa perjalanan haji memerlukan kesiapan kesehatan karena jamaah akan menghadapi aktivitas fisik yang cukup berat, perubahan cuaca ekstrem, serta kepadatan jamaah di Makkah dan Madinah. Ia mengimbau jamaah untuk menjaga pola hidup sehat, rutin berolahraga ringan, serta memeriksakan kesehatan secara berkala sebelum keberangkatan.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya istithoah kesehatan bagi seluruh calon jamaah haji. Istithoah kesehatan merupakan syarat kemampuan fisik dan mental jamaah untuk dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman, lancar, dan sesuai ketentuan.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh perlu dilakukan sejak dini, termasuk pengendalian penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, maupun gangguan pernapasan. Jamaah juga diimbau untuk disiplin membawa obat-obatan pribadi serta mematuhi arahan petugas kesehatan selama berada di Arab Saudi.

Selain itu, calon jamaah juga diminta untuk menjaga pola makan sesuai kebutuhan tubuh yang direkomendasikan oleh tim kesehatan haji. Asupan gizi yang seimbang dinilai sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh, terutama menjelang keberangkatan dan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Jamaah diingatkan agar mengurangi makanan tinggi lemak dan gula berlebih, serta memperbanyak konsumsi air putih, buah, dan makanan bergizi.

dr. Hj. Eni Ernawati juga mengingatkan jamaah agar waspada terhadap perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan. Suhu di Tanah Suci yang lebih panas dan kering, serta perubahan temperatur yang ekstrem antara siang dan malam, berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan seperti dehidrasi, kelelahan, hingga infeksi saluran pernapasan.

Oleh karena itu, jamaah diimbau untuk menjaga asupan cairan, menggunakan pelindung diri seperti masker dan payung, serta menyesuaikan aktivitas agar tidak memaksakan diri.

Kesiapan menghadapi perbedaan iklim ini menjadi bagian penting dalam menjaga kebugaran selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

Kegiatan manasik ini turut dilengkapi dengan sesi tanya jawab interaktif. Para jamaah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menanyakan berbagai hal terkait prosedur keberangkatan, kesehatan selama perjalanan, hingga teknis pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Melalui Bimbingan Manasik Haji Nasional Tahun 1447H/2026 ini, Kemenhaj Kota Depok berharap seluruh calon jamaah haji Kecamatan Tapos dapat melaksanakan ibadah dengan lancar, aman, serta meraih predikat haji yang mabrur.

(Kontributor: Riski)