Skip to main content

Pilihan Hidup Menentukan Akhir Hidup, Abi Huda Ajak Umat Menegakkan Keadilan dan Gemar Berbagi

,Pengasuh Pesantren Yatama Az Zikra, Abi Huda, mengajak umat Islam untuk senantiasa memilih jalan hidup yang diridhai Allah SWT.

Mediateduh.com,Pengasuh Pesantren Yatama Az Zikra, Abi Huda, mengajak umat Islam untuk senantiasa memilih jalan hidup yang diridhai Allah SWT. Pesan tersebut disampaikan dalam tausiyah bertajuk “Pilihan Hidup Menentukan Akhir Hidup” yang disampaikan di Pesantren Yatama Az Zikra, Jalan Raya Sawangan, Depok, Sabtu (6/6/2026).

Dalam tausiyahnya, Abi Huda mengingatkan bahwa setiap perbuatan manusia, sekecil apa pun, akan mendapatkan balasan dari Allah SWT sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an Surat Az-Zalzalah ayat 7-8:

"Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya."

Jalan Hidup adalah Pilihan

Menurut Abi Huda, kehidupan ibarat seseorang yang sedang menempuh perjalanan di jalan raya. Di sepanjang perjalanan terdapat petunjuk arah yang benar, larangan memasuki jalan tertentu, hingga peringatan tentang jalan yang berbahaya dan dapat menjerumuskan ke dalam jurang.

"Allah SWT telah memberikan petunjuk yang jelas kepada manusia. Tinggal bagaimana kita menentukan pilihan, apakah mengikuti jalan yang benar atau justru memilih jalan yang menyesatkan," ujarnya.

Berbagi Membawa Rahmat, Mengambil Hak Orang Lain Mendatangkan Penyesalan

Abi Huda menjelaskan bahwa salah satu pilihan hidup yang mulia adalah gemar berbagi kepada sesama. Ketika seseorang diberikan kelebihan rezeki, ia seharusnya membantu keluarga maupun saudara yang sedang mengalami kesulitan.

Sikap saling membantu dan berbagi, lanjutnya, akan mempererat persaudaraan serta menghadirkan kebahagiaan yang dapat dirasakan bersama.

Sebaliknya, ia juga menyoroti perilaku sebagian orang yang memilih mengambil atau menahan hak saudaranya, termasuk dalam persoalan pembagian harta warisan yang telah diatur secara jelas dalam syariat Islam.

"Allah telah menetapkan aturan yang adil. Orang yang senang berbagi sedang berjalan menuju rahmat Allah, sedangkan mereka yang memakan hak saudaranya sedang menyiapkan penyesalan bagi dirinya sendiri," tegasnya.

Keadilan Menjadi Jalan Menuju Surga

Dalam pesannya, Abi Huda menekankan bahwa surga merupakan balasan bagi orang-orang yang mencintai keadilan, menjunjung kejujuran, dan gemar berbagi kepada sesama. Sementara kezaliman hanya akan mendatangkan kesempitan hidup, baik di dunia maupun di akhirat.

Karena itu, ia mengajak seluruh umat Islam untuk selalu memilih jalan yang diridhai Allah SWT, menjauhi perbuatan zalim, serta menjaga hak-hak orang lain.

"Setiap pilihan yang kita ambil hari ini akan menentukan keadaan kita ketika kelak menghadap Allah SWT," ungkapnya.

Menutup tausiyahnya, Abi Huda memanjatkan doa agar seluruh umat diberikan petunjuk untuk memilih jalan yang benar, dijauhkan dari perbuatan mengambil hak orang lain, serta dijadikan hamba yang mencintai keadilan dan gemar berbagi.

"Ya Allah, tuntun kami memilih jalan yang benar, jauhkan kami dari memakan hak orang lain, dan jadikan kami hamba-Mu yang senang berbagi serta mencintai keadilan."

Ia juga mengajak umat Islam untuk terus menjaga semangat dalam menjemput rahmat Allah SWT, agar memperoleh keselamatan di dunia dan akhirat serta mendapatkan syafaat Rasulullah SAW di surga yang penuh kenikmatan.

(Kontributor: Riski)