Musrenbang Kecamatan Cibinong 2026 Fokuskan Infrastruktur, Pembangunan, dan Penghijauan
di Gedung Auditorium Aysha Al Madinah, Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (26/1/2026)
Mediateduh.com,CIBINONG – Pemerintah Kecamatan Cibinong menggelar Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk perencanaan pembangunan tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Auditorium Aysha Al Madinah, Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (26/1/2026).
Forum Musrenbang ini dipimpin langsung oleh Camat Cibinong, Drs. H. Acep Sajidin, M.Si, serta dihadiri unsur kelurahan, perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan terkait. Agenda utama Musrenbang adalah menyepakati arah kebijakan pembangunan yang akan diusulkan ke Pemerintah Kabupaten Bogor secara terstruktur dan berjenjang.
Camat Cibinong menjelaskan, sebelum Musrenbang kecamatan digelar, pihaknya telah melaksanakan pra-Musrenbang di tingkat kelurahan. Kegiatan tersebut bertujuan menjaring aspirasi masyarakat agar kebutuhan riil warga dapat masuk dalam daftar prioritas pembangunan.
“Melalui pra-Musrenbang, kami mendengarkan langsung usulan dari masyarakat, tokoh lingkungan, dan perangkat kelurahan agar setiap keputusan yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan warga,” ujar Acep Sajidin.
Dalam Musrenbang Kecamatan Cibinong 2026, total anggaran yang dibahas mencapai Rp24 miliar. Dana tersebut akan dialokasikan ke wilayah-wilayah prioritas hasil kesepakatan bersama dari 13 kelurahan yang ada di Kecamatan Cibinong.
Adapun prioritas utama pembangunan meliputi sektor infrastruktur, pembangunan wilayah, serta penghijauan lahan terbuka. Fokus pembangunan mencakup perbaikan jalan utama dan alternatif, jembatan, sistem drainase dan irigasi, fasilitas pendidikan, posyandu, kantor pemerintahan, hingga pengelolaan banjir dan sampah.
Camat menegaskan, usulan yang telah disepakati di Musrenbang kecamatan akan menjadi kebijakan resmi pemerintah daerah dan ditindaklanjuti oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Untuk pelaksanaannya di SKPD, kami harap dapat dikoordinasikan dengan dinas terkait seperti PUPR, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, DLH, dan lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa Musrenbang ini juga menjadi momentum penyelarasan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bogor tahun 2027, khususnya di Kecamatan Cibinong sebagai ibu kota kabupaten.
Menurut Rudy, sejumlah isu prioritas yang harus segera dituntaskan di Cibinong antara lain sanitasi lingkungan, drainase, penanganan banjir, kebencanaan, serta pembangunan hutan kota di beberapa kelurahan.
“Walaupun anggaran Cibinong terlihat besar, perlu dipahami bahwa seluruh wilayahnya adalah kelurahan, tidak ada desa. Berbeda dengan kecamatan lain yang memiliki sumber pembiayaan tambahan dari dana desa,” jelas Rudy.
Ia juga mengakui bahwa pada tahun 2025 pembangunan fisik di Cibinong relatif terbatas, dengan fokus utama pada kebersamaan menjaga kebersihan lingkungan, pembangunan Masjid Raya, serta Pasar Tani Garuda yang akan dilanjutkan pada 2026. Selain itu, sejumlah pembangunan juga melibatkan peran aktif sektor swasta, seperti penataan Simpang Tiga CCM, taman vertikal, hingga videotron.
Dalam sektor pendidikan, Rudy menyoroti kebutuhan pembangunan SMP di Kelurahan Pabuaran yang hingga kini belum memiliki sekolah tingkat menengah pertama. Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pengadaan lahan pada 2026 dan pembangunan fisik sekolah pada 2027.
Tak hanya itu, Pemkab Bogor juga menegaskan komitmennya terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan mengedepankan aspek lingkungan, termasuk dalam investasi dan aktivitas pertambangan. Untuk memastikan transparansi, pemerintah daerah bahkan akan meminta pendampingan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sejumlah program strategis.
“Kami tidak anti investasi, tetapi pembangunan apa pun di Kabupaten Bogor harus mengedepankan kelestarian lingkungan,” pungkas Rudy.
(Kontributor: Riski)
