Ridho atas Ketetapan Allah, Abi Huda Ajak Umat Perkuat Sabar dan Ikhlas Hadapi Kehidupan
Kita semua milik Allah dan akan kembali kepada Allah. Nyawa, jiwa, raga, harta, keluarga dan segala yang kita cintai hanyalah titipan,Abi Huda, Jumat (15/05/2026).
Mediateduh.com,Jumat, 15 Mei 2026 menjadi momentum penuh makna bagi Abi Huda untuk mengajak keluarga, sahabat, dan umat Muslim memperkuat rasa ridho atas segala ketetapan Allah SWT. Melalui pesan spiritual yang disampaikan kepada jamaah dan sahabat fillah, Abi Huda mengingatkan bahwa seluruh kehidupan manusia sejatinya hanyalah titipan dari Sang Maha Pencipta.
Dalam pesannya, Abi Huda menegaskan bahwa manusia tidak pernah benar-benar memiliki apa pun di dunia ini. Harta, jabatan, keluarga, hingga kesehatan hanyalah amanah yang sewaktu-waktu dapat diambil kembali oleh Allah SWT.
“Kita semua milik Allah dan akan kembali kepada Allah. Nyawa, jiwa, raga, harta, keluarga dan segala yang kita cintai hanyalah titipan,” pesan Abi Huda, Jumat (15/05/2026).
Ia mengajak umat untuk belajar menerima setiap kehilangan dengan hati yang ikhlas dan penuh kesabaran. Menurutnya, musibah, sakit, maupun ujian hidup merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya agar manusia semakin dekat kepada-Nya.
Abi Huda juga mengingatkan bahwa kehidupan tidak selalu berjalan sesuai harapan. Kehilangan orang tercinta, pekerjaan, usaha, hingga kedudukan dapat terjadi kapan saja tanpa diduga. Karena itu, ia mengajak umat mencintai segala sesuatu karena Allah sebelum datang waktu perpisahan.
Selain itu, Abi Huda menuturkan bahwa setiap ujian memiliki hikmah besar. Musibah mengajarkan kesabaran dan rasa syukur, rezeki mengajarkan berbagi, sedangkan kesalahan menjadi pelajaran untuk lebih berhati-hati dalam menjalani hidup.
Dalam tausiyahnya, Abi Huda turut menyampaikan kutipan doa dan kalimat penuh makna agar umat senantiasa memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, serta menyerahkan segala urusan hanya kepada Allah SWT.
اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali.”
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
“Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga junjungan kami Nabi Muhammad.”
Abi Huda menutup pesannya dengan ajakan untuk memulai aktivitas dengan menyebut nama Allah, menjalani kehidupan dengan niat karena Allah, serta menghiasi hidup dengan amal saleh dan akhlakul karimah.
“Awali dengan Bismillah, jalani dengan lillah, hiasi dengan amal shaleh dan akhlakul karimah, akhiri dengan Alhamdulillah. InsyaAllah hidup penuh berkah dan wafat husnul khatimah,” tutupnya penuh harap.
Pesan penuh keteduhan tersebut menjadi pengingat bagi umat agar tetap kuat, sabar, dan ridho menghadapi setiap takdir kehidupan dengan keyakinan bahwa Allah SWT selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya.
(Kontributor: Riski)
