Skip to main content

UMKM Jatijajar Ramaikan Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kota Depok, Angkat Kimpul Jadi Produk Unggulan

Ketua UMKM Jatijajar, Tin Sulistyowati, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam bazar ini menjadi momentum untuk memperkenalkan produk unggulan daerah, yakni olahan berbahan dasar kimpul, sejenis umbi-umbian lokal yang kini diolah menjadi berbagai makanan menarik.Minggu 5/4/2026

Mediateduh.com,DEPOK – Kegiatan Bimbingan Manasik Haji tingkat Kota Depok yang digelar pada Minggu (5/4/2026) di Masjid Jami Dhuyufurrahman berlangsung semarak. Selain pembekalan bagi calon jamaah haji, acara ini juga diramaikan bazar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dari wilayah Jatijajar.

Ketua UMKM Jatijajar, Tin Sulistyowati, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam bazar ini menjadi momentum untuk memperkenalkan produk unggulan daerah, yakni olahan berbahan dasar kimpul, sejenis umbi-umbian lokal yang kini diolah menjadi berbagai makanan menarik.

“Di Jatijajar, kami mengangkat kimpul sebagai produk unggulan. Kimpul ini kami kreasikan menjadi berbagai makanan seperti keripik, opak gapit, bolen isi kimpul, hingga bakpia kimpul,” ujarnya saat ditemui di lokasi acara.

Beragam produk olahan kimpul yang ditampilkan dalam bazar tersebut antara lain opak gapit dengan varian rasa bawang dan keju, keripik kimpul, hingga camilan lain yang tahan lama. Selain itu, tersedia pula produk lain seperti keripik singkong, kerupuk tahu, keripik pisang, hingga kuliner segar seperti asinan, tahu gejrot, es campur, dan es kopyor. Tidak hanya makanan, UMKM Jatijajar juga menghadirkan produk kerajinan tangan berupa gantungan kunci.

Menurut Tin, produk berbahan kimpul sengaja dikembangkan sebagai identitas khas Jatijajar agar semakin dikenal luas oleh masyarakat. “Alhamdulillah, di wilayah Depok sendiri, Jatijajar sudah cukup dikenal dengan produk kimpulnya,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan pesan kepada para calon jamaah haji agar memanfaatkan produk UMKM lokal sebagai bekal selama perjalanan ibadah. “Keripik kimpul ini tahan lama, cocok dijadikan camilan saat di perjalanan atau di Tanah Suci. Sekaligus bisa ikut mempromosikan bahwa di Depok, khususnya Jatijajar, ada produk unggulan berbahan kimpul,” jelasnya.

Saat ini, jumlah anggota UMKM Jatijajar mencapai lebih dari 100 orang. Namun, tidak semuanya dapat berpartisipasi dalam bazar karena sebagian pelaku usaha tengah fokus memenuhi pesanan yang terus meningkat.

“Memang yang ikut bazar hanya sebagian. Banyak anggota yang tidak bisa hadir karena sedang memenuhi pesanan. Ini menjadi tanda bahwa produk UMKM Jatijajar semakin diminati,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, UMKM Jatijajar berharap dapat terus memperluas pasar sekaligus memperkuat identitas produk lokal berbasis kearifan daerah, dengan kimpul sebagai daya tarik utama.

(Kontributor: Riski)