Skip to main content

Gus Muhaimin Santuni Petugas Karhutla Kalsel, Apresiasi Perjuangan di Garis Depan

Gus Muhaimin memberikan santunan dan bantuan kepada para petugas serta relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. Sabtu (24/10)

Mediateduh.com, Kota Banjarbaru - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin memberikan santunan dan bantuan kepada para petugas serta relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap para petugas yang berada di garis depan penanganan karhutla, sekaligus dukungan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Penyerahan bantuan dilakukan di sela-sela peresmian kantor DPW PKB Kalimantan Selatan di Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Sabtu (24/10/2026). Dalam kesempatan itu, Gus Muhaimin didampingi Ketua DPW PKB Kalimantan Selatan Cucun Ahmad Syamsurijal.

Gus Muhaimin mengapresiasi dedikasi para petugas dan relawan yang terus berjuang memadamkan kebakaran di tengah kondisi yang tidak mudah. Menurutnya, perjuangan mereka perlu mendapatkan perhatian dan dukungan bersama, mengingat risiko yang dihadapi saat bertugas sekaligus pentingnya melindungi masyarakat dari dampak karhutla.

Ia menegaskan, kepedulian terhadap korban karhutla tidak cukup hanya melalui bantuan kepada warga terdampak. Para petugas dan relawan yang bekerja di lapangan juga perlu mendapat dukungan agar dapat menjalankan tugas kemanusiaan dengan lebih baik.

“Kita terus bergerak, mari kita terus membantu, terus kirim air bersih, masker, obat-obatan, terus kirim logistik untuk bantuan teman-teman, saudara-saudara kita yang ada di seluruh Kalimantan dan berbagai tempat yang masih kebakaran,” kata Gus Muhaimin.

Dalam kegiatan tersebut, Gus Muhaimin menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako kepada petugas serta relawan pemadam karhutla dari sejumlah titik di Kalimantan Selatan. Bantuan juga disalurkan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran dan kabut asap.

Selain santunan dan sembako, dukungan kemanusiaan yang digerakkan PKB mencakup penyaluran ratusan ribu liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat upaya penanganan dampak karhutla di berbagai wilayah.

Gus Muhaimin juga mengapresiasi langkah PKB Kalimantan Selatan yang mendirikan posko kesehatan untuk melayani warga di tengah kondisi udara yang memburuk akibat kabut asap. Posko tersebut menjadi salah satu upaya membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, terutama keluhan yang berkaitan dengan paparan asap.

Menurutnya, penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari upaya pemadaman, perlindungan kesehatan, pemenuhan kebutuhan air bersih, hingga pendampingan terhadap warga terdampak. Solidaritas juga harus diberikan kepada petugas dan relawan yang mempertaruhkan tenaga serta keselamatan dalam menjalankan tugasnya.

Di sela-sela kegiatan, Gus Muhaimin turut meresmikan kantor DPW PKB Kalimantan Selatan. Ia mengingatkan agar kantor baru tersebut tidak sekadar menjadi pusat aktivitas organisasi, tetapi juga menjadi tempat masyarakat memperoleh pelayanan dan bantuan ketika menghadapi kesulitan.

“Saya minta kepada seluruh jajaran, kantor ini nggak ada gunanya kalau tidak digunakan untuk menanggung beban masyarakat. Jadi, saya harap kantor ini menjadi pusat pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, menjadi sarana gotong royong untuk mengurangi beban masyarakat,” tegas Gus Muhaimin.

Ia memastikan DPP PKB akan terus mendukung kerja-kerja pengabdian jajaran partai di daerah, terutama dalam membantu masyarakat yang menghadapi situasi darurat dan bencana.

“DPP PKB akan terus backup selama untuk pengabdian. Selamat kantor baru PKB Kalsel,” ujarnya.

Gus Muhaimin berharap santunan kepada petugas dan relawan serta bantuan bagi masyarakat terdampak karhutla dapat menjadi bagian dari semangat gotong royong yang terus dijaga. Baginya, kehadiran partai harus diwujudkan melalui kerja nyata, baik dengan membantu warga yang kesulitan maupun memberikan dukungan kepada mereka yang berada di garis depan penanganan bencana.

(Kontributor : Arif)